
Kelana : Tahukah Pasukan Berkelana ada destinasi wisata yang dulu dimanfaatkan sumber daya alamnya dan kini menjadi salah satu spot wisata estetik di Jogja
Keling : Aku tahu! Pasti Tebing Breksi, kan?
Kelana : Betul sekali Keling. Untuk lebih lengkapnya, simak Keling dan Kelana ya Pasukan Berkelana!
“Standing Strong, Just Like the Cliffs.”
Bagaimana kabar kalian Pasukan Berkelana? Semoga kalian selalu sehat dan bahagia dimanapun kalian berada. Kali ini Keling dan Kelana akan mengajak Pasukan Berkelana untuk membahas salah satu sumber daya alam yang kemudian menjadi cagar budaya, yaitu Tebing Breksi.
Tebing Breksi merupakan destinasi wisata yang terkenal dengan tebing-tebing batu kapur yang diukir secara artistik serta panorama alam yang indah. Tebing Breksi awalnya merupakan kawasan pertambangan batu kapur yang digunakan oleh warga sekitar sebagai bahan bangunan. Tebing Breksi terbentuk dari batuan breksi vulkanik dimana proses letusan dan endapan material vulkanik itulah yang membentuk lapisan batuan keras yang kini menjadi tebing. Selama bertahun-tahun, kawasan ini ditambang secara tradisional oleh warga setempat. Batu breksi dipotong dan dijual sebagai bahan bangunan. Aktivitas ini kemudian membentuk tebing-tebing curam dengan pola pahatan khas.
Pada tahun 2014, aktivitas penambangan dihentikan setelah kawasan ini ditetapkan sebagai warisan geologi oleh pemerintah. Kawasan ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah karena batuan breksi di area tersebut diduga berasal dari aktivitas vulkanik Gunung Api Purba Nglanggeran yang berusia jutaan tahun. Setelah kegiatan tambang dihentikan, kawasan ini dikembangkan menjadi objek wisata berbasis alam dan budaya. Tebing-tebing dipahat secara artistik, dibuatkan amphitheater terbuka, dan dilengkapi fasilitas wisata.
Destinasi ini cocok dikunjungi oleh semua kalangan karena memiliki area atas dan bawah sehingga seperti anak atau lansia tetap bisa menikmati suasana meskipun tidak menaiki tangga ke puncak tebing. Untuk Pasukan Berkelana dewasa pemburu foto estetik sangat disarankan untuk mengunjungi destinasi ini untuk menambah galeri kalian. Lebih lanjut tentang Tebing Breksi? Ikuti Keling dan Kelana terus ya!
Source : Dokumentasi tamu Trip Keliling Jogja
Lokasi dan Jam Buka Tebing Breksi
Lokasi dari destinasi Tebing Breksi ini berada di Prambanan Kabupaten Sleman. Untuk mencapai destinasi ini dari pusat Kota Yogyakarta diperlukan waktu 50 menit berkendara atau jarak sekitar 19 kilometer. Akses jalan menuju Tebing Breksi cukup menanjak dan tidak selalu mulus terutama di beberapa bagian sebelum sampai area parkir. Oleh karena itu, Pasukan Berkelana perlu berhati-hati saat berkendara, terutama untuk motor atau mobil kecil. Jalur menuju Tebing Breksi bisa dilalui motor, mobil, bahkan bus pariwisata. Meskipun demikian, dikarenakan kondisi aspalnya tidak selalu mulus sepanjang waktu, disarankan kendaraan dalam kondisi prima seperti rem dan kondisi bannya.
Keling : Baiknya ikut trip di Trip Keliling Jogja saja, driver dijamin sudah berpengalaman sehingga Pasukan Berkelana tidak perlu khawatir dengan medan jalan yang menanjak
Kelana : Betul sekali Keling!
Tebing Breksi buka setiap hari mulai pukul 07.00-21.00 WIB dan dibolehkan untuk Pasukan Berkelana tinggal dari pagi hingga malam. Meskipun begitu, ada beberapa waktu yang dianggap terbaik untuk mengunjungi Tebing Breksi. Disarankan kepada Pasukan Berkelana untuk datang pukul 16.30 WIB atau waktu menjelang matahari terbenam dimana kalian bisa melihat panorama yang indah dari warna langit senja yang khas. Apalagi jika melihat dari atas tebing, semakin jelas dan terasa romantis. Meskipun waktu terbaik ada saat menjelang matahari terbenam, Pasukan Berkelana yang ingin menikmati suasana segar dan berfoto bisa datang sebelum jam 10.00 WIB dimana udara dan kondisi di Tebing Breksi masih sepi, segar, dan sejuk. Agendakan yuk!
Source : Dokumentasi tamu Trip Keliling Jogja
Daya Tarik Tebing Breksi
Keling : Apa saja sih daya tarik dari Tebing Breksi, Kelana?
Menjawab pertanyaan Keling, sekarang Kelana akan membahas daya tarik apa saja yang membuat Tebing Breksi layak untuk dikunjungi. Di Tebing Breksi, Pasukan Berkelana bisa melihat tebing batu kapur besar yang diukir dengan relief tokoh pewayangan dan motif tradisional. Dinding kapur di Tebing Breksi merupakan bekas tambang yang kemudian diukir dengan motif wayang, naga, dan ornamen khas Jawa setelah dijadikan destinasi wisata. Ukiran ini menjadikan Tebing Breksi berbeda dari wisata alam lainnya karena memiliki nilai seni dan sejarah yang tinggi. Cocok untuk Pasukan Berkelana manfaatkan menjadi spot foto yang instagramable.
Tebing Breksi dulunya merupakan lokasi tambang dan kini dilindungi sebagai kawasan warisan geologi. Tempat ini menjadi bukti perubahan fungsi alam yang berkelanjutan setelah jutaan tahun. Untuk Pasukan Berkelana yang tertarik pada sumber daya alam dan geologi, sangat disarankan berkunjung ke Tebing Breksi untuk menambah wawasan.
Memiliki area di atas tebing, Tebing Breksi terkenal sebagai salah satu spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam. Pemandangan yang ditawarkan adalah latar Kota Yogyakarta dan Gunung Merapi. Tebing Breksi juga menjadi salah satu destinasi sunset yang direkomendasikan karena pemandangan yang sangat indah saat dilihat dari puncak tebing.
Tebing Breksi memiliki amfiteater terbuka yang sering digunakan untuk pertunjukan seni, konser, dan acara budaya. Meskipun tidak ada jadwal rutin, Pasukan Berkelana bisa mengecek instagram Tebing Breksi untuk mengecek apakah sedang ada acara atau pertunjukan. Mungkin saja Pasukan Berkelana sedang beruntung mengunjungi Tebing Breksi saat ada acara budaya yang bisa menambah wawasan Pasukan Berkelana.
Tebing Breksi merupakan destinasi yang cocok untuk wisata keluarga dan pelajar. Hal tersebut dikarenakan Tebing Breksi menawarkan pengalaman edukasi tentang geologi, sejarah, dan budaya lokal. Selain itu, fasilitas yang ada di Tebing Breksi cukup lengkap. Lokasinya mudah dijangkau, dilengkapi area parkir, toilet, warung makan, dan jalur pejalan kaki yang nyaman. Jadi, tidak perlu khawatir untuk Pasukan Berkelana yang membawa anak atau lansia.Keling : Wah, jadi tertarik untuk berkunjung, nih! Siapa yang mau ikut Keling jalan-jalan ke Tebing Breksi?
Source : Dokumentasi tamu Trip Keliling Jogja
Budget di Tebing Breksi
Informasi selanjutnya yang perlu Pasukan Berkelana ketahui sebelum berlibur ke Tebing Breksi adalah biaya yang diperlukan. Berikut adalah budget yang perlu Pasukan Berkelana persiapkan ketika mengunjungi Tebing Breksi :
- Parkir : mulai dari Rp. 2.000/kendaraan
- Tiket Masuk WNI : mulai dari Rp. 10.000/Orang
- Tiket Masuk WNA : mulai dari Rp. 20.000/Orang
Source : Dokumentasi tamu Trip Keliling Jogja
Kuliner Sekitar Tebing Breksi
Wisata kuliner setelah mengunjungi Tebing Breksi? Berikut beberapa restoran yang bisa menjadi alternatif wisata kuliner untuk Pasukan Berkelana kunjungi baik sebelum maupun sesudah mengunjungi Tebing Breksi.
- Balkondes Sambirejo
Balkondes Sambirejo (Balai Ekonomi Desa Sambirejo) merupakan bagian dari upaya pengembangan desa wisata yang melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama kegiatan ekonomi, budaya, dan pariwisata. Balkondes Sambirejo ini sebenarnya juga menjadi destinasi wisata, namun untuk kali ini Kelana akan menyarankan Balkondes Sambirejo sebagai rumah makan. Di restoran ini menyediakan paket makan mulai dari Rp. 35.000/Orang dan Coffee Break mulai dari Rp. 15.000/Orang dengan ketentuan minimal orang. Pasukan Berkelana yang berlibur dan ada perayaan juga bisa memesan tumpeng di Balkondes Sambirejo. Apabila beruntung, Pasukan Berkelana bisa melihat aktivitas UMKM atau pertunjukan budaya disini. Balkondes Sambirejo buka setiap hari mulai pukul 09.00-19.30 WIB. Terletak di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman, Pasukan Berkelana perlu berkendara melewati jarak 19 kilometer atau sekitar 50 menit berkendara dari pusat Kota Yogyakarta. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Tebing Breksi, kalian hanya perlu melewati jarak kurang dari 500 meter atau kurang dari 5 menit berkendara atau bahkan bisa berjalan kaki lho Pasukan Berkelana. Makanan disini cocok untuk semua kalangan namun ada minimal rombongan yaitu 25 orang. Untuk yang membawa rombongan bisa mampir makan disini ya Pasukan Berkelana.
- Watu Langit Jogja Coffee and Resto
Watu Langit Jogja Coffee and Resto adalah tempat wisata kuliner dan nongkrong yang menawarkan pemandangan langit Kota Yogyakarta dari ketinggian. Restoran ini menyediakan berbagai menu makan tradisional hingga modern. Sebagai lokasi nongkrong, Watu Langit Jogja Coffee and Resto juga menyediakan berbagai macam kopi dengan kopi lokal menjadi andalannya. Biaya yang diperlukan Pasukan Berkelana untuk makan di restoran ini mulai dari Rp. 50.000/Orang. Memiliki desain estetik dan pemandangan yang indah, Pasukan Berkelana bisa berfoto di beberapa sudut restoran untuk menambah portofolio dokumentasi kalian. Watu Langit Jogja Coffee and Resto buka setiap hari mulai pukul 10.00-21.00 WIB. Berlokasi di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman, Pasukan Berkelana yang berkendara dari pusat Kota Yogyakarta perlu melewati jarak 21 kilometer atau sekitar 60 menit berkendara. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di Tebing Breksi hanya perlu melewati jarak 2 kilometer atau sekitar 5 menit berkendara. Restoran ini cocok untuk semua kalangan terutama Pasukan Berkelana yang berkunjung dengan teman geng atau pasangan, apalagi untuk makan malam. Suasana romantis dan syahdu membuat pengalaman makan di Watu Langit Jogja Coffee and Resto tidak terlupakan.
- Bale Roso
Bale Roso Resto merupakan rumah makan yang menyajikan berbagai jenis makanan nusantara, dengan fokus pada hidangan seafood seperti ikan gurame, udang, dan lain sebagainya. Selain menu seafood, ada juga aneka masakan ayam, bebek, sayuran, dan menu rumahan lainnya. Bale Roso Resto memiliki tujuan untuk menyediakan tempat makan keluarga yang nyaman dengan menu beragam dan harga terjangkau. Untuk Pasukan Berkelana yang berkenan makan disini bisa menyiapkan budget mulai dari Rp. 50.000/Orang. Dikarenakan lebih hemat kalau ambil partai besar, bawa rombongan kalian ya Pasukan Berkelana. Bale Roso Resto memiliki pilihan area makan yaitu lesehan maupun kursi baik indoor maupun semi outdoor. Bale Roso Resto buka setiap hari mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Restoran ini memiliki banyak cabang sehingga Pasukan Berkelana bisa memilih untuk mengunjungi restoran cabang terdekat. Untuk Bale Roso Resto terdekat dengan Tebing Breksi berada di Cabang Prambanan dimana diperlukan waktu 10 menit berkendara atau sekitar 4 kilometer untuk sampai ke restoran ini. Untuk Pasukan Berkelana yang berkendara dari pusat Kota Yogyakarta bisa menempuh jarak 16 kilometer atau sekitar 55 menit berkendara. Restoran ini cocok untuk dikunjungi semua kalangan terutama rombongan besar baik keluarga maupun rekan kantor karena memiliki porsi dan paket partai besar yang hemat dan nikmat.
- Oseng Ndeso Jogja
Oseng Ndeso Jogja adalah restoran dan tempat makan yang menyajikan masakan tradisional Jawa dengan cita rasa rumahan, terutama olahan sayur, oseng-oseng, dan menu nusantara otentik lainnya. Selain menu makanan yang lengkap, pilihan minuman di Oseng Ndeso Jogja juga cukup lengkap seperti es campur, kelapa, jamu, dan lain sebagainya. Biaya yang Pasukan Berkelana perlukan untuk makan di Oseng Ndeso Jogja mulai dari Rp. 25.000/Orang tergantung dengan menu yang kalian ambil. Pasukan Berkelana dapat datang langsung memilih dan mengambil menu yang tertata secara prasmanan. Oseng Ndeso menarik karena menghadirkan rasa tradisional asli Jawa, suasana desa yang hangat, dan harga yang terjangkau. Tempat ini cocok untuk Pasukan Berkelana yang ingin merasakan kuliner khas Jogja tanpa harus jauh dari kota. Oseng Ndeso Jogja buka setiap hari mulai pukul 10.00-21.00 WIB. Restoran ini terletak di Kapanewon Kalasan Kabupaten Sleman dimana diperlukan menempuh jarak 13 kilometer atau sekitar 40 menit perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Tebing Breksi bisa menempuh jarak 12 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan untuk sampai ke Oseng Ndeso Jogja. Restoran ini cocok untuk semua kalangan karena tersedia berbagai macam menu baik untuk anak hingga lansia. Pasukan Berkelana yang ingin mencoba menu rumahan super lengkap, jangan lupa mampir ya!
Source : Dokumentasi tamu Trip Keliling Jogja
Rute Searah Tebing Breksi
Keling : Sembari jalan-jalan ke Tebing Breksi, apa mampir ke destinasi lainnya?
Kelana : Bisa dong, Keling. Ini Kelana kasih info untuk Keling dan Pasukan Berkelana destinasi apa saja yang bisa dikunjungi dalam 1 hari bersama dengan Tebing Breksi…
- Candi Prambanan
Candi Prambanan merupakan candi hindu terbesar di Indonesia. Belum dapat dipastikan secara pasti, namun dugaan kuat bahwa Candi Prambanan di bangun pada Abad ke-9 oleh Raja Balitung Maha Sambu dari Wangsa Sanjaya. Biaya yang diperlukan untuk masuk ke destinasi Candi Prambanan adalah Rp. 25.000/Anak dan Rp. 50.000/Dewasa untuk wisatawan domestik, serta Rp. 250.000/Anak dan Rp. 400.000/Dewasa untuk wisatawan mancanegara. Tidak hanya kemegahannya, banyak kisah yang disangkut pautkan dengan Candi Prambanan seperti Ramayana dan Roro Jonggrang yang membuat Candi Prambanan semakin menarik untuk didatangi serta dipelajari. Terdapat banyak spot foto selain 3 candi utama yang bisa Pasukan Berkelana manfaatkan untuk menambah galeri kalian. Candi Prambanan buka setiap hari pukul 06.30-17.00 WIB. Meskipun buka setiap hari, Pasukan Berkelana tidak bisa masuk ke area 1 yaitu bagian 3 candi utama di hari Senin. Hal tersebut dikarenakan adanya pembersihan rutin setiap hari Senin. Kelana sarankan untuk Pasukan Berkelana yang ingin berkunjung bisa di pagi hari ketika udara masih segar. Candi Prambanan berada di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 18 kilometer atau sekitar 40-60 menit berkendara dari pusat Kota Yogyakarta untuk sampai ke destinasi ini. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Tebing Breksi bisa menempuh jarak 6 kilometer atau 15 menit berkendara untuk sampai ke Candi Prambanan. Destinasi ini sebenarnya cocok untuk semua kalangan, hanya saja untuk anak kecil dan lansia terdapat catatan khusus. Keduanya bisa menyewa buggy car atau menggunakan stroller karena area yang luas memungkinkan baik anak maupun lansia bisa kelelahan apabila berjalan kaki. Persiapkan perjalanan kalian sesuai dengan rombongan ya Pasukan Berkelana.
- Obelix Hills
Obelix Hills merupakan destinasi wisata yang dibuka sejak Mei 2021 dengan spesialisasi pemandangan alam dan spot foto instagramable. Untuk tiket masuk ke Obelix Hills mulai dari Rp. 30.000/Orang. Berada di kawasan perbukitan, Obelix Hills memiliki panorama alam yang luas, udara sejuk, dan pemandangan sunset yang memukau. Obelix Hills terkenal karena memiliki lebih dari 30 spot foto instagramable seperti The Swings, Eagle Nest, dan lain sebagainya. Selain spot foto, terdapat juga area santai seperti floating deck, area bean bag, serta area tempat duduk outdoor untuk menikmati pemandangan bukit dan langit. Apabila Pasukan Berkelana berkunjung di jadwal tertentu, kalian bisa menikmati live music, seni tradisional seperti sendratari, dan hiburan lainnya. Obelix Hills buka setiap hari mulai pukul 11.00-19.00 WIB untuk weekday dan 08.00-19.00 WIB untuk weekend. Obelix Hills berada di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 23 kilometer atau sekitar 60 menit berkendara dari pusat Kota Yogyakarta untuk sampai ke destinasi ini. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Tebing Breksi bisa menempuh jarak 5 kilometer atau 15 menit berkendara untuk sampai ke Obelix Hills. Destinasi ini cocok dikunjungi oleh anak hingga dewasa, terutama Pasukan Berkelana yang hobi berfoto atau ingin menikmati suasana diatas bukit. Saran Kelana, Pasukan Berkelana bisa datang di waktu menjelang sunset untuk mendapatkan suasana dan pemandangan terbaik di Obelix Hills.
- Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu merupakan museum budaya jawa yang menampilkan sejarah, seni, dan kehidupan bangsawan mataram baik Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Terdapat beberapa koleksi yang bisa Pasukan Berkelana temukan seperti foto, lukisan, batik, arsip, serta artefak kerajaan. Untuk masuk ke Museum Ullen Sentalu, Pasukan Berkelana perlu membayar paket dengan harga mulai Rp. 50.000/Orang. Dengan membeli paket tour, Pasukan Berkelana sudah langsung dipandu oleh tour guide yang akan membantu memberikan penjelasan selama tour di Museum Ullen Sentalu. Di Museum Ullen Sentalu, Pasukan Berkelana hanya bisa menikmati keindahan pada saat tersebut karena terdapat larangan foto di dalam museum. Wajib nikmati sepuasnya dalam mengagumi peninggalan sejarah disini nih Pasukan Berkelana. Museum Ullen Sentalu buka Selasa-Minggu dengan khusus hari Senin libur. Jam operasional dari museum ini mulai dari 08.30-15.00 WIB. Museum Ullen Sentalu berada di Kapanewon Pakem Kabupaten Sleman. Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 27 kilometer atau sekitar 70-90 menit berkendara dari pusat Kota Yogyakarta untuk sampai ke destinasi ini. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Tebing Breksi bisa menempuh jarak 31 kilometer atau 60-70 menit berkendara untuk sampai ke Museum Ullen Sentalu. Destinasi ini cocok untuk pelajar maupun Pasukan Berkelana yang tertarik dan ingin mempelajari sejarah jawa, terutama bangsawan jawa. Pasukan Berkelana yang mencari destinasi edukasi, bisa mampir ke Museum Ullen Sentalu ya.
- Ratu Boko
Ratu Boko adalah kompleks peninggalan sejarah berupa reruntuhan istana atau kawasan elite kuno, bukan candi utama seperti Candi Prambanan. Ratu Boko diperkirakan dibangun dan digunakan sekitar abad ke-8 hingga ke-9 Masehi sebagai pusat pemerintahan, tempat tinggal bangsawan, dan benteng pertahanan, karena letaknya strategis di perbukitan. Pasukan Berkelana yang berkenan mengunjungi Ratu Boko perlu menyiapkan budget mulai dari Rp. 50.000/Orang. Ratu Boko dibangun dengan konsep kompleks luas yang terdiri dari gerbang megah, pendopo, kolam, candi kecil, dan gua, serta memanfaatkan kontur bukit untuk pertahanan dan keindahan. Cocok sekali untuk Pasukan Berkelana yang ingin menikmati udara segar dan berfoto. Ratu Boko buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Destinasi ini berada di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 20 kilometer atau sekitar 60 menit berkendara dari pusat Kota Yogyakarta untuk sampai ke destinasi ini. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Tebing Breksi bisa menempuh jarak 4 kilometer atau 10 menit berkendara untuk sampai ke Ratu Boko. Pada dasarnya, destinasi ini cocok untuk anak hingga dewasa serta tidak terlalu disarankan untuk lansia karena kawasan yang luas dan cukup menanjak.
Source : Dokumentasi tamu Trip Keliling Jogja
Tips Berlibur di Tebing Breksi
Ada beberapa tips untuk Pasukan Berkelana yang berencana untuk mengunjungi Tebing Breksi, yaitu :
- Menggunakan pakaian yang nyaman untuk bergerak namun stylish untuk mengambil dokumentasi
- Membawa uang cash secukupnya dikarenakan toko-toko yang belum secara merata menerima pembayaran elektronik
- Menjaga sopan santun dan etika
- Tidak mencoret dinding atau mengelupas batuan kapur
- Jagalah kebersihan untuk kepentingan bersama
- Membawa alat dokumentasi dan memori yang memadai untuk mengabadikan momen
- Tidak membawa makanan serta minuman dari luar
Source : Dokumentasi tamu Trip Keliling Jogja
Jadi menurut Pasukan Berkelana, apakah Tebing Breksi bisa masuk ke list destinasi yang akan kalian kunjungi? Langsung cek tanggal dan ajak keluarga atau teman-teman kalian yuk! Tidak perlu bingung dalam menentukan rute, biaya, dan lain sebagainya. Kalian bisa merasakan mudahnya Private Trip di Jogja bersama Trip Keliling Jogja. Konsultasikan rencana kalian dengan Customer Service agar lebih maksimal. Kalian juga akan diarahkan oleh Driver yang berpengalaman. Jadi tunggu apalagi? Luangkan waktumu mari liburan bersamaku!






