
Kelana : Tahukah Pasukan Berkala bahwa di Jogja ada salah satu destinasi yang memiliki kemegahan, cerita rakyat, dan makna historis mendalam
Keling : Dimana itu? harus kita infokan ke Pasukan Berkelana nih Kelana
Kelana : Iya dong. Destinasi ini namanya Candi Prambanan. Ayo kita cek sama-sama
“Art serves a bridge between the past and the future. connecting generations through creativity”
Halo, Pasukan Berkelana! Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu sehat dan bahagia dimanapun kalian berada. Apakah kalian tertarik sejarah dan peninggalannya? Peninggalan sejarah merupakan sesuatu bentuk yang membuktikan adanya kehidupan dan kegiatan di masa lampau.
Peninggalan sejarah mengajarkan kepada kita bagaimana kreativitas dari orang-orang di masa lalu. Peninggalan tersebut bisa berupa benda, bangunan, tulisan, dan hal lainnya. Salah satu peninggalan sejarah berupa bangunan adalah Candi. Candi biasanya memiliki corak Hindu atau Budha dan digunakan sebagai tempat beribadah. Pada kesempatan kali ini, Keling dan Kelana akan menginformasikan kepada Pasukan Berkelana candi bercorak Hindu terbesar di Indonesia yaitu Candi Prambanan.
Candi Prambanan merupakan candi hindu terbesar di Indonesia. Belum dapat dipastikan secara pasti, namun dugaan kuat bahwa Candi Prambanan di bangun pada Abad ke-9 oleh Raja Balitung Maha Sambu dari Wangsa Sanjaya. Nilai sejarah serta kemegahan bangunan membuat Candi Prambanan menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Jogja, namun Pasukan Berkelana harus memastikan kekuatan fisik ya, kenapa tuh?
Sebagai Candi Hindu terbesar di Indonesia, tentu memiliki wilayah yang sangat luas dan hanya bisa diakses dengan jalan kaki. Destinasi ini kurang disarankan untuk lansia maupun anak kecil yang tidak bisa berjalan terlalu jauh. Jika membawa anak kecil disarankan membawa stroller ya Pasukan Berkelana. Meskipun begitu ada juga buggy car atau shuttle car yang bisa disewa untuk waktu tertentu supaya tidak perlu berjalan kaki ke area candi satu dan lainnya. Lebih lanjut tentang Candi Prambanan? Ikuti Keling dan Kelana, yuk!
Source : Dokumentasi Pribadi Trip Keliling Jogja
Lokasi dan Jam Buka
Candi Prambanan terletak di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Jarak yang ditempuh untuk menuju Candi Prambanan dari pusat Kota Yogyakarta kurang lebih 18 kilometer atau sekitar 40-60 menit perjalanan. Medan jalan menuju ke Candi Prambanan melalui jalan raya utama sehingga tidak ada jalur terjal dan berliku seperti jalur pegunungan. Kendaraan umum dan pribadi bisa langsung menuju lokasi.
Untuk mencapai candi utama, Pasukan Berkelana perlu berjalan sekitar 700 meter dari pintu gerbang serta melewati jarak yang kurang lebih sama untuk keluar dari komplek Candi Prambanan. Berbeda apabila Pasukan Berkelana ingin berkeliling di setiap sudut komplek candi, sudah pasti perlu berjalan lebih jauh lagi. Candi Prambanan memiliki luas 39,8 Hektare. Sudah dipastikan memerlukan fisik yang kuat.
Candi Prambanan buka setiap hari pukul 06.30-17.00 WIB. Kelana sarankan untuk Pasukan Berkelana yang ingin berkunjung bisa di pagi hari ketika udara masih segar. Waktu yang tidak disarankan untuk mengunjungi Candi Prambanan adalah pada hari Senin dan pada waktu siang hari. Setiap hari Senin, halaman Candi Prambanan (Zona 1) ditutup dikarenakan adanya pembersihan sehingga hanya bisa sampai ke area Zona 2. Pada waktu siang hari juga terasa terik di kawasan komplek Candi Prambanan, sehingga tidak disarankan untuk berkunjung saat terik. Apabila berkunjung di siang hari disarankan menggunakan topi, kacamata, ataupun payung untuk perlindungan diri. Untuk Pasukan Berkelana yang lupa membawa payung tidak perlu khawatir karena disini juga menyediakan persewaan payung.
Source : Dokumentasi Pribadi Trip Keliling Jogja
Daya Tarik dan Pertunjukan
Candi Prambanan merupakan kompleks Candi Hindu terbesar di Indonesia dengan Candi Siwa setinggi kurang lebih 47 meter sebagai bangunan utama. Detail relief dan proporsinya sangat indah serta penuh dengan makna filosofis. Destinasi ini dibangun pada abad ke-9 Masehi dan menjadi bukti kejayaan peradaban Hindu di Nusantara dan telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Tidak heran jika Pasukan Berkelana yang berkunjung akan merasakan betapa megah dan luar biasanya destinasi ini.
Candi Prambanan memiliki beberapa kisah maupun legenda yang mengiringi keberadaan Candi ini. Sebagai contoh seperti Kisah Ramayana yang berada di reliefnya. Cerita epos Ramayana ini dipahat secara runtut sehingga pengunjung bisa membaca kisahnya sambil mengelilingi candi. Tidak hanya dalam relief, pada jadwal tertentu digelar pertunjukan tari kolosal Ramayana dengan latar Candi Prambanan penuh lampu pada malam hari sehingga terlihat megah dan sangat memukau. Selain Kisah Ramayana, terdapat juga Legenda Roro Jonggrang. Legenda ini merupakan cerita rakyat tentang Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang menambah daya tarik mistis dan romantis pada kompleks candi ini. Saat masuk ke Candi Utama, Pasukan Berkelana akan menemukan salah satu arca dewi durga yang diduga sebagai Roro Jonggrang yang dikutuk oleh Bandung Bondowoso menjadi batu.
Kawasan Candi Prambanan tertata rapi dengan taman hijau dan pemandangan candi yang menawan. Destinasi cocok untuk Pasukan Berkelana yang berkenan berwisata edukasi dan fotografi. Untuk sisi edukasi, Candi Prambanan menjadi pusat pembelajaran sejarah dan arkeologi. Untuk fotografi terdapat beberapa spot foto yang bisa Pasukan Berkelana manfaatkan. Selain candi utama, terdapat spot-spot foto yang bisa Pasukan Berkelana kunjungi untuk update story nih, seperti Spot Foto Bu Ani, Spot Candi Nandi, Spot Reruntuhan Candi Perwara, Spot Siwa Mandalam, Spot Riyadi, dan lain sebagainya. Candi Prambanan sebenarnya bisa dijadikan spot sunset, namun tidak bisa dinikmati dengan santai dikarenakan adanya jam tutup dan clear area. Baru saja matahari tenggelam, Pasukan Berkelana sudah harus meninggalkan lokasi karena area sudah harus kosong dari pengunjung di jam 18.00 WIB.
Walaupun komplek Candi Prambanan kurang sesuai untuk anak dikarenakan wilayahnya yang luas, terdapat kawasan Kids Friendly yaitu taman rusa. Di taman ini anak bisa berinteraksi dengan rusa dan memberi makan rusa, lho.
Kegiatan seru lainnya di Candi Prambanan adalah Jemparingan. Jemparingan atau yang biasanya dikenal sebagai panahan merupakan kegiatan olahraga yang sudah ada sejak zaman kerajaan mataram. Pasukan Berkelana bisa ikut kelas memanah atau hanya mencoba sekali saat berkunjung. Serasa menjadi Rama di cerita Ramayana kan Pasukan Berkelana?
Untuk kegiatan diatas, kalian bisa coba di jam buka Candi Prambanan ya Pasukan Berkelana. Untuk diluar jam buka candi, ada pertunjukan yang pastinya berhubungan dengan legenda dari Candi Prambanan. Pertunjukan tersebut biasanya bertempat di Indoor (November - April) dan Outdoor (Mei - Oktober). Untuk jadwalnya sebagai berikut- Ramayana Ballet : Selasa, Kamis, dan Sabtu (19.30 - 21.30 WIB)- Drama Tari Roro Jonggrang : Jumat (19.30 - 20.30 WIB)
Masih banyak daya tarik serta kegiatan yang seru di Candi Prambanan. Kalau Pasukan Berkelana mau mencoba yang mana, nih?
Source : Dokumentasi Pribadi Trip Keliling Jogja
Budget di Candi Prambanan
Sebelum berkunjung, Pasukan Berkelana perlu mengetahui biaya yang diperlukan untuk mengunjungi Candi Prambanan. Berikut adalah budget yang perlu Pasukan Berkelana persiapkan ketika mengunjungi Candi Prambanan :
- Tiket Dewasa Domestik (<10 tahun) : Rp. 50.000/Orang
- Tiket Anak Domestik (3-10 tahun) : Rp. 25.000/Orang
- Tiket Dewasa Mancanegara (<10 tahun) : Rp. 400.000/Orang
- Tiket Anak Mancanegara (3-10 tahun) : Rp. 250.000/Orang
- Pertunjukan Sendratari : mulai dari Rp. 150.000/Orang
- Parkir : Rp. 3000 - Rp 20.000
Selain biaya wajib, berikut adalah budget optional yang perlu Pasukan Berkelana persiapkan ketika ingin menikmati fasilitas opsional di Candi Prambanan :
- Memberi makan rusa : mulai dari Rp. 5000
- Jemparingan : mulai dari Rp. 20.000/Orang
- Keliling Mobil Tayo : Rp. 20.000/Orang
- Sewa Mobil Golf : Rp. 20.000/Orang atau Rp. 250.000/mobil
Source : Dokumentasi Pribadi Trip Keliling Jogja
Kuliner Sekitar Candi Prambanan
Seperti tempat wisata pada umumnya, Candi Prambanan juga dikelilingi oleh wisata kuliner. Terkenal dengan pemandangan Candi Prambanan yang megah, berikut adalah beberapa resto yang bisa Pasukan Berkelana kunjungi :
- Rama Shinta Garden Resto
Rama Shinta Garden Resto merupakan restoran bernuansa tradisional yang menyajikan berbagai hidangan khas Indonesia, khususnya gudeg dan sate. Restoran ini berada di dalam Candi Prambanan yang terletak di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Pasukan Berkelana bisa menempuh jarak 20 kilometer atau 70 menit perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta untuk sampai di Rama Shinta Garden Resto. Rama Shinta Garden Resto buka setiap hari dengan waktu buka dan sesi yang berbeda. Untuk Senin, Rabu, dan Minggu, Rama Shinta Garden Resto melayani sesi makan siang mulai dari 10.00-16.00 WIB. Sementara di hari Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, terdapat dua sesi yaitu makan siang 10.00-15.00 WIB serta makan malam 17.00-20.00 WIB. Sesi makan malam diadakan bertepatan dengan jadwal pertunjukan di Candi Prambanan dimana Pasukan Berkelana yang menonton bisa makan malam terlebih dahulu di Rama Shinta Garden Resto. Berada diantara Gedung Trimurti dan Gedung Terbuka, Pasukan Berkelana tidak perlu khawatir tertinggal untuk menonton pertunjukan meskipun makan malam di restoran ini. Restoran ini dikenal dengan konsep taman yang asri serta suasana budaya Jawa yang kental karena berada di dalam kawasan wisata. Pasukan Berkelana yang makan di Rama Shinta Garden Resto mendapat sensasi makan dengan pemandangan 3 candi utama dari Candi Prambanan. Untuk makan di Rama Shinta Garden Resto bisa langsung walk in atau reservasi terlebih dahulu. Memiliki menu beragam, area yang luas, dan pemandangan Candi Prambanan yang megah, Rama Shinta Garden Resto cocok untuk dikunjungi oleh berbagai kalangan baik dari anak kecil hingga lansia. Pasukan Berkelana yang ingin makan malam romantis dengan pasangan juga sangat disarankan mencoba sensasi makan di restoran ini. Biaya yang diperlukan untuk makan di Rama Shinta Garden Resto mulai dari Rp. 25.000 untuk menu a la carte dan mulai dari Rp. 125.000/Orang untuk All You Can Eat Prasmanan. Cobain yuk Pasukan Berkelana!
- Suwatu by Mil & Bay
Suwatu by Mil & Bay merupakan restoran yang menawarkan sensasi menikmati hidangan dengan pemandangan alam Kota Yogyakarta dari ketinggian. Suwatu by Mil & Bay terletak di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman, dimana diperlukan waktu kurang lebih 60 menit atau menempuh jarak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Candi Prambanan bisa menempuh jarak kurang dari 4 kilometer atau sekitar 15 menit perjalanan. Restoran ini buka setiap hari Selasa - Minggu dengan dibedakan menjadi sesi makan siang dan makan malam, yaitu pukul 11.00–14.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB. Untuk Pasukan Berkelana yang berkenan makan di Suwatu by Mil & Bay perlu reservasi terlebih dahulu. Suwatu by Mil & Bay bukan sekedar restoran biasa. Tempat ini mengusung konsep kuliner yang berpadu dengan wisata pemandangan alam dan estetika Instagramable. Restoran ini dirancang dengan elemen tradisional yang dipadukan gaya kekinian, sehingga setiap sudutnya bisa jadi spot foto yang menarik. Tidak heran baik turis lokal maupun mancanegara sering terlihat memenuhi restoran ini. Konsep makan disini adalah prasmanan sesuai paket dimana menu yang dihidangkan untuk Pasukan Berkelana sudah dipersiapkan dengan menu mayoritas adalah masakan tradisional. Untuk makan di restoran ini, Pasukan Berkelana perlu menyiapkan budget mulai dari Rp. 150.000/Orang. Boleh banget nih dicoba sensasi makan tradisional dengan suasana estetik modern.
- Wanawatu
Wanawatu Resto adalah restoran berkonsep kuliner lengkap baik tradisional maupun western dengan pemandangan alam dari ketinggian yang indah. Dari restoran ini, Pasukan Berkelana bisa melihat 3 candi utama dari Candi Prambanan. Menu yang tersedia di Wanawatu seperti nasi campur, burger, pasta, serta minuman dan dessert yang beragam. Sistem pemesanan di Wanawatu adalah dengan memesan hidangan yang ada di menu, bisa paket ataupun a la carte. Wanawatu terletak di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Untuk sampai ke restoran ini dari pusat Kota Yogyakarta diperlukan jarak tempuh 18 kilometer atau sekitar 50 menit berkendara. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Candi Prambanan, hanya perlu menempuh jarak 4 kilometer atau kurang dari 15 menit perjalanan. Wanawatu buka setiap hari mulai pukul 08.00-21.00 WIB. Selain menyediakan meja dan kursi makan, tersedia juga fasilitas lounge, spot foto instagramable, dan area outdoor untuk menikmati suasana. Wajib sekali untuk Pasukan Berkelana menggunakan pakaian stylish untuk mengambil banyak gambar di restoran ini. Untuk makan di Wanawatu perlu melakukan reservasi terlebih dahulu mengingat ramainya restoran ini, terutama turis mancanegara dan turis domestik muda yang menyukai pemandangan dan suasana estetik. Untuk makan di Wanawatu terdapat minimal pembelian sehingga Pasukan Berkelana perlu membayar deposit mulai dari Rp. 75.000/Anak atau Rp. 100.000/Dewasa. Jika total makan Pasukan Berkelana kurang dari nominal deposit, maka tidak ada pengembalian dana. Untuk pembelian lebih dari dari deposit, Pasukan Berkelana cukup menambah biaya sesuai dengan tagihan akhir. Bagaimana Pasukan Berkelana, tertarik untuk mencoba?
- Abhayagiri
Abhayagiri Resto adalah restoran dengan konsep alam dan heritage yang menyajikan menu Nusantara dan Western. Abhayagiri Resto terkenal dengan pemandangan alam dan candi. Restoran ini menyajikan menu beragam seperti Chicken Steak, Roasted Salmon, Joglo Green Salad, Jahe Splash, dan lain sebagainya. Abhayagiri terletak di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Untuk sampai ke restoran ini dari pusat Kota Yogyakarta diperlukan jarak tempuh 18 kilometer atau sekitar 50 menit berkendara. Untuk Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Candi Prambanan, hanya perlu menempuh jarak 4 kilometer atau kurang dari 15 menit perjalanan. Abhayagiri buka setiap hari mulai pukul 07.00-21.00 WIB. Pasukan Berkelana yang makan disini bisa memilih lokasi indoor maupun outdoor. Kalau Kelana menyarankan, Pasukan Berkelana bisa memilih area outdoor karena terdapat pemandangan langsung ke sawah, Gunung Merapi, Candi Prambanan, serta makin menawan saat sunset. Suasananya cocok untuk makan keluarga, pasangan, atau acara spesial seperti pernikahan. Di Abhayagiri juga terdapat menu khusus anak sehingga cocok untuk semua kalangan. Biaya yang diperlukan untuk makan di Abhayagiri mulai dari Rp. 150.000/Orang untuk makan lengkap. Makan fancy nih Pasukan Berkelana!
Keling : Jangan lupa siapkan outfit terbaik ya, karena dijamin kalian akan banyak berpose dan foto-foto di area resto. Disarankan untuk reservasi terlebih dahulu apabila ingin mengunjungi resto di atas ya Pasukan Berkelana, apalagi untuk sunset, bisa tidak dapat kursi, nih!
Source : Dokumentasi Pribadi Trip Keliling Jogja
Rute Searah Candi Prambanan
- Obelix Hills
Obelix Hills merupakan destinasi wisata yang dibuka sejak Mei 2021 dengan spesialisasi pemandangan alam dan spot foto instagramable. Obelix Hills berada di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Untuk menuju ke destinasi ini dari pusat Kota Yogyakarta, Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 23 kilometer atau sekitar 60 menit berkendara. Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Candi Prambanan bisa berkunjung ke Obelix Hills dengan menempuh jarak 13 kilometer atau sekitar 30 menit berkendara. Obelix Hills buka setiap hari mulai pukul 11.00-19.00 WIB untuk weekdays dan 08.00-19.00 WIB untuk weekends. Berada di kawasan perbukitan, Obelix Hills memiliki panorama alam yang luas, udara sejuk, dan pemandangan sunset yang memukau. Obelix Hills terkenal karena memiliki lebih dari 30 spot foto instagramable seperti The Swings, Eagle Nest, dan lain sebagainya. Selain spot foto, terdapat juga area santai seperti floating deck, area bean bag, serta area tempat duduk outdoor untuk menikmati pemandangan bukit dan langit. Apabila Pasukan Berkelana berkunjung di jadwal tertentu, kalian bisa menikmati live music, sendratari, dan hiburan lainnya. Destinasi ini cocok dikunjungi oleh anak hingga dewasa, terutama Pasukan Berkelana yang hobi berfoto atau ingin menikmati suasana alam dari atas bukit. Untuk tiket masuk yang diperlukan mulai dari Rp. 30.000/Orang. Saran Kelana, waktu terbaik untuk mengunjungi destinasi ini adalah menjelang sunset untuk mendapatkan suasana dan pemandangan terbaik di Obelix Hills.
- Tebing Breksi
Tebing Breksi merupakan destinasi wisata yang terkenal dengan tebing-tebing batu kapur yang diukir secara artistik serta panorama alam yang indah. Tebing Breksi awalnya merupakan kawasan pertambangan batu kapur yang digunakan oleh warga sekitar, namun sejak tahun 2014 kawasan ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah karena batuan breksi di area tersebut berasal dari aktivitas vulkanik Gunung Api Purba Nglanggeran yang berusia jutaan tahun. Kegiatan tambang kemudian dihentikan dan kawasan ini dikembangkan menjadi objek wisata. Tebing Breksi berada di Kapanewon Prambanan Kabupaten Sleman. Untuk menuju ke destinasi ini dari pusat Kota Yogyakarta, Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 19 kilometer atau sekitar 50 menit berkendara. Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Candi Prambanan bisa berkunjung ke Tebing Breksi dengan menempuh jarak 6 kilometer atau sekitar 15 menit berkendara. Tebing Breksi buka setiap hari mulai pukul 07.00-21.00 WIB. Di Tebing Breksi, Pasukan Berkelana bisa melihat tebing batu kapur besar yang diukir dengan relief tokoh pewayangan dan motif tradisional. Terdapat juga amfiteater terbuka yang sering digunakan untuk pertunjukan seni dan acara budaya. Tebing Breksi juga menjadi salah satu destinasi sunset yang direkomendasikan karena pemandangan dari puncak tebing yang sangat indah. Destinasi ini cocok dikunjungi oleh semua kalangan karena memiliki area atas dan bawah sehingga anak atau lansia tetap bisa menikmati suasana meskipun tidak menaiki tangga ke puncak tebing. Biaya yang diperlukan untuk masuk ke Tebing Breksi mulai dari Rp. 10.000/Orang untuk domestik dan mulai dari Rp. 20.000/Orang untuk mancanegara. Pastikan untuk membawa tanda pengenal saat berkunjung ke Tebing Breksi ya Pasukan Berkelana.
- ATV Kaliurang
ATV atau All-Terrain Vehicle Kaliurang adalah kegiatan wisata petualangan seru di lereng Gunung Merapi yang menawarkan pengalaman mengendarai kendaraan segala medan di jalur offroad dengan pemandangan alam indah. ATV Kaliurang berada di area Kapanewon Pakem Kabupaten Sleman. Untuk menuju ke destinasi ini dari pusat Kota Yogyakarta, Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 28 kilometer atau sekitar 60-80 menit berkendara. Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Candi Prambanan bisa berkunjung ke ATV Kaliurang dengan menempuh jarak 25 kilometer atau sekitar 55 menit berkendara. ATV Kaliurang buka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Meskipun memiliki jam buka, Pasukan Berkelana yang datang ke basecamp tidak bisa langsung menaiki ATV. Hal tersebut dikarenakan aktivitas ATV ini dilakukan secara berkelompok sehingga dibagi menjadi beberapa sesi setiap 2 jam sekali yang dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Setiap sesi dibatasi jumlah peserta sehingga Pasukan Berkelana perlu reservasi terlebih dahulu. Pasukan Berkelana yang berkunjung ke Jogja wajib mencoba kegiatan ini. Medan offroad seperti melewati tanah, lumpur, sungai kecil, jalur berbatu, tanjakan, dan turunan alami menambah pengalaman yang memacu adrenalin yang berbeda dari wisata biasa. Berbeda dengan Merapi Lava Tour, di ATV Kaliurang ini Pasukan Berkelana berkendara membawa ATV sendiri sehingga sensasi guncangan dan adrenalin lebih terasa. Kegiatan ini sebenarnya bisa untuk anak sampai dewasa, namun khusus untuk anak bisa tundem duduk di belakang. Untuk biaya kegiatan ini mulai dari Rp. 400.000/unit. Wajib coba lho Pasukan Berkelana!
- Umbul Ponggok
Umbul Ponggok merupakan salah satu destinasi wisata air tawar alami. Umbul Ponggok sendiri berasal dari kata “umbul” dalam bahasa Jawa berarti mata air. Umbul Ponggok berada di Kapanewon Polanharjo Kabupaten Klaten. Untuk menuju ke destinasi ini dari pusat Kota Yogyakarta, Pasukan Berkelana perlu menempuh jarak 46 kilometer atau sekitar 90 menit berkendara. Pasukan Berkelana yang sudah berada di area Candi Prambanan bisa berkunjung ke Umbul Ponggok dengan menempuh jarak 30 kilometer atau sekitar 50 menit berkendara. Umbul Ponggok buka setiap hari mulai dari 08.00-16.00 WIB untuk weekdays dan 07.00-17.00 WIB untuk weekends. Berbeda dengan wisata air pada umumnya, Umbul Ponggok menawarkan pengalaman berenang dan berfoto di dalam mata air alami yang jernih dengan berbagai properti unik. Keindahan dan keunikan konsepnya membuat Umbul Ponggok dikenal baik wisatawan domestik hingga mancanegara. Disini Pasukan Berkelana bisa berfoto di bawah air dengan berbagai properti seperti motor, meja, kursi, televisi, hingga sepeda. Pasukan Berkelana bisa snorkeling, underwater walking, hingga diving bersama dengan Ikan-ikan air tawar yang berenang bebas di dalam kolam. Umbul Ponggok cocok dikunjungi oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Disarankan untuk Pasukan Berkelana yang ingin aktivitas air seperti snorkeling, underwater walking, hingga diving bisa minimal berusia 7 tahun dengan postur tubuh besar. Untuk biaya yang diperlukan mulai dari Rp. 15.000/Orang untuk tiket masuk, mulai dari Rp. 15.000/alat snorkeling, mulai dari Rp. 200.000/Orang untuk underwater walking, serta mulai dari Rp. 250.000/Orang untuk diving. Sebelum ke laut, latihan di Umbul Ponggok dulu yuk Pasukan Berkelana!
Source : Dokumentasi Pribadi Trip Keliling Jogja
Peraturan dan Tips Berkunjung di Candi Prambanan
Ada beberapa peraturan serta tips yang untuk Pasukan Berkelana yang akan mengunjungi Candi Prambanan, yaitu :
- Tidak membawa senjata, drone, atau minuman kemasan kecuali untuk anak kecil atau anjuran dokter. Pasukan Berkelana bisa membawa botol air minum sendiri
- Membawa Kartu Identitas
- Hindari membawa kursi lipat kecuali untuk penyandang disabilitas, ibu hamil, atau lansia
- Berpakaian sopan dengan bahu tertutup dan bawahan di bawah lutut. Apabila tidak memiliki pakaian yang sesuai bisa menyewa sarung di gerbang
- Tidak mencoret-coret candi serta menjaga sikap dan perkataan
- Tidak berpose berlebihan seperti memanjat atau melompat
- Menghormati orang yang datang beribadah
- Menggunakan alas kaki yang nyaman karena wilayah yang luas
- Menggunakan sunscreen dan atribut seperti kacamata, topi, payung
- Membawa uang tunai secukupnya dikarenakan toko-toko yang belum secara merata menerima pembayaran elektronik
Source : Dokumentasi Pribadi Trip Keliling Jogja
Jadi menurut Pasukan Berkelana, apakah Candi Prambanan bisa masuk ke list destinasi yang akan kalian kunjungi? Langsung cek tanggal dan ajak keluarga atau teman-teman kalian yuk! Tidak perlu bingung dalam menentukan rute, biaya, dan lain sebagainya. Kalian bisa merasakan mudahnya Private Trip di Jogja bersama Trip Keliling Jogja. Konsultasikan rencana kalian dengan Customer Service agar lebih maksimal. Kalian juga akan diarahkan oleh Driver yang berpengalaman. Jadi tunggu apalagi? Luangkan waktumu mari liburan bersamaku!






